Akhirussanah RA & MTs Nahdlotussy Syubban, Kiai Fadlolan Tekankan Pentingnya Meneruskan Pendidikan Setinggi Mungkin! - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Rabu, 6 Mei 2026

Akhirussanah RA & MTs Nahdlotussy Syubban, Kiai Fadlolan Tekankan Pentingnya Meneruskan Pendidikan Setinggi Mungkin!

Akhirussanah RA & MTs Nahdlotussy Syubban, Kiai Fadlolan Tekankan Pentingnya Meneruskan Pendidikan Setinggi Mungkin!
Bagikan

Sabtu, 28 Juni 2025, Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, menyampaikan mauidhoh hasanah penuh hikmah dalam acara Akhirussanah santri RA & MTs Yayasan Nahdlotussy Syubban, yang merupakan sebuah Yayasan Pendidikan yang memiliki tiga tingkatan pendidikan, yakni MTs Takhassus, MI Takhassus , dan RA Takhassus. Yayasan ini terletak di Dusun Goleng, Klambu, Grobogan, yang diketuai oleh KH. Ghufron Musyaffa’ yang merupakan adik kandung Kyai Fadlolan.

Dalam pesan-pesannya, Kyai Fadlolan menekankan pentingnya peran orang tua dalam memenuhi hak-hak dasar anak, serta pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan umat dan bangsa.

Mengutip sebuah hadits Rasulullah SAW, Kyai Fadlolan menyampaikan bahwa:
حُقُوقُ الْمَوْلُودِ عَلَى وَالِدِهِ سَبْعَةٌ hak-hak anak atas orang tua itu ada tujuh, atau paling sedikit tiga yang wajib dipenuhi.

Beliau menjelaskan tiga poin utama:
1. Memberi nama yang baik (أَنْ يُسَمِّيَهُ بِاسْمٍ حَسَنٍ)

Nama adalah doa, dan nama yang baik menjadi awal dari harapan besar terhadap akhlak dan masa depan anak, oleh karena itu, orangtua harus memberikan nama yang baik bagi anak-anaknya.

2. Memberi makan yang halal ( أَنْ يُطْعِمَهُ مِنْ حَلَالٍ )

Orang tua wajib menjaga kehalalan nafkah yang diberikan kepada anak. Sebab makanan yang halal bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjernihkan pikiran, menjadikan anak cerdas, patuh kepada guru, dan mudah menerima ilmu. Jika anak sulit dididik, bisa jadi ada faktor dari orangtua yang tidak hati-hati mencari nafkah untuk anaknya.

3. Mengajarkan agama (أَنْ يُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ )

Orang tua wajib mengenalkan anak pada ilmu agama, terutama yang bersumber dari Al-Qur’an, Hadits, Ijma’, dan Qiyas. Bila tidak mampu mendidik sendiri, maka titipkan anak kepada para guru dan pesantren. Beliau mengibaratkan, “Anak itu seperti anak panah, ia bisa melesat tinggi, jika dilepas jauh.”

Lebih lanjut, Kyai Fadlolan menyampaikan niat dan rencananya untuk mendirikan pesantren dan Madrasah Aliyah di Desa Goleng. Beliau berharap melalui pendidikan pesantren, Desa Goleng bisa menjadi desa yang maju secara spiritual dan intelektual.

“Kalau pendidikan di suatu tempat maju, maka ekonominya juga akan ikut maju. Ilmu adalah sumber keberkahan dan pembuka rezeki,” ungkap Kyai Fadlolan.

Beliau juga menegaskan bahwa kemajuan suatu wilayah sangat bergantung pada kualitas pendidikannya. Jika para pemuda di Goleng menjadi ahlul ilmi, maka mereka akan membawa cahaya ilmu dalam masyarakat.

Di akhir mauidhohnya, Kiai Fadlolan mendoakan para santri agar terus melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya, menjadi orang-orang alim yang Allah angkat derajatnya dan menjadi penerang bagi umat.

Setelah mauidhoh hasanah, acara dilanjutkan dengan jamaah dzuhur. Kemudian acara dilanjutkan dengan brainstorming dan upgrading tenaga didik Nahdlatusy Syubban oleh Kyai Fadlolan.

Sebelumnya, Yayasan Nahdlotus Syubban pernah melakukan kunjungan ke PPFF dalam rangka Ngaji Strategi Mutu, sebanyak 35 guru MTs, MI, RA Nahdlotul Syubban berkunjungan ke PPFF yang bertujuan ngangsu kaweruh pengasuh dan pendiri PPFF yang difokuskan pada pembekalan peningkatan mutu pendidikan serta monitoring evaluasi sistem pembelajaran, dengan menggali dan mengadopsi kurikulum PPFF.

Semoga mauidhoh hasanah serta pesan-pesan Kyai Fadlolan bisa bermanfaat bagi kemajuan Pendidikan di Yayasan Nahdlotussy Syubban Goleng, Allahumma Amiin.

SebelumnyaLantunan Burdah Iringi Walimah Naqi’ah, Tanda Syukur Kepulangan Haji KH. Ghufron Musyaffa’ dari Tanah SuciSesudahnyaDoa di Balik Nama "Adiba Kaanabi Hafiyya": Meriah Penuh Khidmah Walimah Tasmiyah dan Aqiqah Cucu Pertama DR. KH. Fadlolan Musyaffa', Lc,. MA.
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang