Santri Jateng Antusias Meriahkan FITRAH 2025 di PPFF, Dorong Ekonomi Halal dan Kemandirian Pesantren - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Jumat, 23 Oktober 2026

Santri Jateng Antusias Meriahkan FITRAH 2025 di PPFF, Dorong Ekonomi Halal dan Kemandirian Pesantren

Santri Jateng Antusias Meriahkan FITRAH 2025 di PPFF, Dorong Ekonomi Halal dan Kemandirian Pesantren
Bagikan

Semarang, 23 Juli 2025 — Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang kembali menjadi magnet bagi geliat kemandirian dan kreativitas santri.

Selama tiga hari berturut-turut, PPFF dipercaya menjadi tuan rumah Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) 2025, sebuah agenda kolaboratif antara Bank Indonesia dan Kementerian Agama Republik Indonesia yang menjadi ajang ekspresi, prestasi, dan kolaborasi antar pesantren se-Jawa Tengah.

Setelah opening ceremony di hari pertama dan resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia Jawa Tengah, Ibu Andi Reynasari bersama dengan Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA. dan perwakilan dari Kementerian Agama RI, agenda dan even pun mulai dilaksanakan.

Adapun rangkaian kegiatan FITRAH 2025, di antaranya: OASE (Olimpiade Antar Pesantren), Pesantren Performance, Workshop Snack Bouquet, Pameran Produk Unggulan Pesantren, Talkshow Ekonomi Syariah, Special Performance oleh IKA Entertainment.

Hari pertama FITRAH 2025 diwarnai kompetisi OASE (Olimpiade Antar Pesantren) yang meliputi lomba kaligrafi kontemporer, hadroh, dan Musabaqoh Keilmuan Santri. Hari kedua, masih dalam semangat OASE, dilanjutkan dengan Halal Chef antar santri, Lomba Dakwah, dan Lomba Seni Kreasi Pesantren yang seluruhnya telah memasuki babak final.

Di sisi lain area utama, dua zona pameran turut menarik perhatian para pengunjung. Area A diisi oleh produk edukatif dan kerajinan santri, seperti Edukasi Bank Indonesia, HEBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren), ESWE Merch, AWRE Original Sarang, Rembang, Pelangi Boga dari Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Euphoria Beads, Industri Kreatif Syariah (IKRA), dan Booth Santri Membatik, dimana pengunjung dapan mencoba membatik tas dengan gambar dan pola buatan sendiri.

Area B memamerkan aneka makanan dan minuman hasil olahan mandiri pondok pesantren, mulai dari BUMP Pondok Pesantren Fadhlan Semarang, Urban Snack Bakery, NUCOFFE Pondok Pesantren Annahdliyyah Curugsewu Kendal, Ikra Food, Es Coklat Turki, Pondok Mapan, Kedai Shibod dan Bakso Malang Radian.

Sebagai tuan rumah, BUMP (Badan Usaha Milik Pesantren) PPFF turut menampilkan ragam produk unggulan yang merupakan cerminan filosofi “Makanlah yang kamu tanam, dan tanamlah yang kamu makan.”

Santri di PPFF tidak hanya belajar dan ngaji, tetapi juga turun langsung mengelola:
• Pertanian dan Perkebunan: Greenhouse dan perkebunan sayur-mayur organik
• Peternakan dan Perikanan: PPFF Farm (kambing qurban, ayam, lele, angsa, maggot)
• Kuliner dan Bakery: Kantin Barokah, PPFF Food & Bakery, Cafe Langit, Cafe Santri, Es Coklat Mantap, dan Es Teh Indonesia
• Ritel dan Fashion: Adamart dan Sabiela Boutique
• Perbukuan dan Literasi: Maktabah Syauqi
• Transportasi: PPFF Trans

Semua unit ini tak hanya menjadi sarana pendidikan keterampilan, tapi juga mendukung kemandirian pangan, ketahanan ekonomi, dan zero anemia, yang menjadi perhatian utama Kiai Fadlolan.

“Mandiri pangan itu penting, jangan hanya mengandalkan pasar. Karena pasar itu kadang tidak tersedia barang yang kita perlukan, terkadang harganya naik. Maka kami mendidik santri untuk mandiri pangan. Ini bukan hanya solusi ekonomi, tapi pendidikan skill santri yang manfaatnya akan mereka bawa saat kembali kekampung halaman atau menjadikan santri survive dimanapun mereka berada,” tegas beliau dalam Opening FITRAH 2025.

Hari kedua FITRAH 2025 ditutup dengan Special Performance dari santri PPFF berupa silat Pagar Nusa dan Drama Bilingual yang menampilkan kefasihan santri dalam bahasa asing.

Dengan menggabungkan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, PPFF menegaskan bahwa pesantren bukan hanya pusat ilmu, tapi juga sentra kekuatan sosial dan ekonomi umat yang berlandaskan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

SebelumnyaPonpes Fadhlul Fadhlan Semarang Jadi Tuan Rumah FITRAH 2025, Usung Ekonomi Syariah dan Ketahanan Pangan NasionalSesudahnyaFITRAH 2025 Sukses Digelar di PPFF: Santri Berkarya, Pesantren Berdaya
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang