Ratusan Calon Peserta Didik Antusias Ikuti Tes PPDB Gelombang 3 Madrasah Al Musyaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang

Madrasah Al Musyaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang kembali menggelar rangkaian seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk gelombang ketiga pada Sabtu-Ahad, 10-11 Mei 2025.
Ratusan calon peserta didik dari berbagai daerah mengikuti tes seleksi untuk jenjang MI, MTs, dan MA dengan penuh semangat. Kegiatan seleksi dibagi dalam dua tahap, yakni tes tulis online melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 10 Mei 2025, kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara secara langsung pada Ahad, 11 Mei 2025 di gedung MTs & MA Al-Mustaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Mijen, Semarang.

Para peserta memulai kegiatan seleksi sejak pagi hari. Sejak pukul 06.00 WIB, area pondok sudah dipadati oleh calon santri dan calon walisantri yang menanti giliran tes. Tes seleksi wawancara dimulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Setelah itu, seluruh peserta yang lulus seleksi lesan maupun tulisan mendapatkan pengarahan langsung dari Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA.
Dalam pengarahan tersebut, Kyai Fadlolan kembali menekankan pentingnya tiga program unggulan yang menjadi ciri khas PPFF: program tahfidh Al-Qur’an 30 juz dalam waktu 6 bulan, program kitab kuning, serta bilingual Arab dan Inggris.
Beliau juga menjelaskan bahwa Madrasah Al Musyaffa’ mencetak profil lulusan MA sebagai calon ulama’ yang unggul, maka penguasaan kitab kuning adalah syarat utama, hafalan Al-Qur’an 30 juz menjadi keharusan, dan kemampuan dua bahasa asing menjadi wasilah penting untuk pendalaman literasi keislaman global.
Dalam nasihatnya kepada para calon walisantri, Kiai Fadlolan berpesan
agar sebaiknya pasrah sepenuhnya, percaya ke Kyai sebagai pengasuh serta asatidz/ah dan pengurus, tidak perlu banyak ikut campur urusan manajemen dan pengajaran, cukup kirimkan doa setiap waktu dan kirimi uang yang halal, maka anak akan krasan dan berhasil dalam tholabul ilmi. InsyaAllah lulusan dari Madrasah Al-Musyaffa’ pararel 6 tahun dari MTs hingga MA, dengan bekal tiga program unggulan akan menjadi alim ulama’ yang shalih seperti yang diharapkan.
Wattaqullah, wayu’allimukumullah – bertaqwalah dahulu niscaya Allah akan memberikan ilmu.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua bahwa pendidikan berbasis pesantren tidak sekadar soal kurikulum, namun juga keberkahan dan keikhlasan dalam menyerahkan anak kepada kyai pengasuh pessntren, untuk dididik akhlak dan adab dalam lingkungan yang sarat nilai dan pendidikan ruhiyah. Dari keshalihan inilah santri mudah dididik ilmu dan dicetak menjadi calon ulama.
Alhamdulillah, rangkaian seleksi PPDB gelombang ketiga berjalan lancar. Setelah seleksi ini, total calon santri yang telah lulus dari gelombang satu hingga tiga mencapai lebih dari 400 santri. Mengingat kuota maksimal santri baru hanya menampung 500 santri, maka pendaftaran gelombang akhir hanya akan menyeleksi terbatas untuk kuota tersisa.
Salah satu calon walisantri menyampaikan kesan bahagianya:
“Alhamdulillah anak saya bisa ikut tes gelombang tiga ini. Saya mantap memilih PPFF karena profil pengasuhnya yang sangat luar biasa yang bisa menjadi suri tauladan kepada anak-anak kami kelak. serta program-programnya top! anak-anak diajarkan menghafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 6 bulan, penguasaan kitab kuning, serta bilingual. Saya berharap anak saya bisa menjadi pribadi yang shalih dan berilmu serta anfa’ linnas”
Selamat kepada para calon peserta didik yang dinyatakan lulus seleksi PPDB gelombang ketiga. Semoga bisa mengikuti pembelajaran dengan semangat dan istiqamah di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang tahun ajaran 2025/2026.
Bagi yang belum berhasil, semoga diberi kelapangan hati dan kesempatan yang lebih baik di waktu dan tempat yang lain. Allahumma aamiin.
