Ngaji Strategi Mutu: Guru Yayasan Nahdlotus Syubban Serap Ilmu Pendidikan dari PPFF Semarang - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Rabu, 6 Mei 2026

Ngaji Strategi Mutu: Guru Yayasan Nahdlotus Syubban Serap Ilmu Pendidikan dari PPFF Semarang

Bagikan

Sebanyak 35 guru MTs, MI, RA Nahdlotul Syubban Goleng Klambu Grobogan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang, Jumat (9/5). Kunjungan ini bertujuan ngangsu kaweruh pengasuh dan pendiri PPFF yang difokuskan pada pembekalan peningkatan mutu pendidikan serta monitoring evaluasi sistem pembelajaran, dengan menggali dan mengadopsi kurikulum PPFF.

DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., pengasuh PPFF yang juga putra tertua Mbah KH Musyaffa’ Mu’thi bersama adiknya, KH. Gufron Musyaffa’ berkomitmen melanjutkan warisan pendidikan yang didirikan oleh Mbah KH Mustaffa’ Mu’thi, yang mengakar pada nilai-nilai salaf dan mempertahankan esensi tafaqquh fiddin yang telah dijadikan pondasi dan disyiarkan oleh Mbah Yai Musyaffa’. Kini Yayasan Nahdlotus Syubban telah berkembang pesat dengan jenjang pendidikan formal MTs, MI, dan RA Nahdlotus Syubban.

Setibanya di PPFF, Kyai Fadlolan, yang juga Ketua Pembina Yayasan Nadlotus Syubban, menyambut hangat 35 Dewan Guru yang telah dinantikan untuk dapat silaturahmi dan duduk bersama dalam forum yang formal membahas dan merancang meningkatkan mutu pendidikan dibawah Yayasan Nahdlotus Syubban. Para guru memadati ruang pertemuan PPFF dengan antusias menyimak wejangan visioner dari Kyai Fadlolan. Dalam penyampaian evaluasi, beliau menekankan pentingnya menghilangkan dikotomi antara guru formal bergelar sarjana dengan guru agama tanpa adanya kesenjangan kesejahteraan.

Kyai Fadlolan menekankan kembali integrasi pelajaran kurikulum dan agama yakni penyatuan materi antara pendidikan umum dan agama, yang telah disampaikan dalam waktu peresmian ijin operasional MTs, MI dan RA telah disampaikan perubahan menuju integrasi pendidikan formal dan madrasah diniah non formal dengan jadwal tambahan kitab kuning sorogan tersentral di masjid pada malam hari. Dengan demikian, pelajaran madrasah diniyah pada sore hari sudah termasuk dalam pelajaran di madrasah formal. Hal ini murid hanya mendapat satu ijazah yang sudah mencakup pelajaran umum dan agama.

Komponen dalam suksesnya pendidikan dibutuhkan elaborasi tiga pihak yakni guru, murid, dan orang tua yang bersinergi sepenuhnya mengamanahkan murid dalam proses belajar,” tegas Kyai Fadlolan. Penjelasan tersebut menjawab pertanyaan dan keresahan Pak Edi, salah satu guru Nahdlotus Syubban, perihal bagaimana memberikan pemahaman kepada orang tua terkait penyatuan ilmu umum dan agama. Keberhasilan strategi pendidikan ini akan menjadikan Madrasah Nahdlotus Syubban sebagai magnet dan kiblat bukan hanya bagi warga Goleng, namun juga menjadi daya tarik lintas desa dan kecamatan sekitar.

Strategi ini mengadopsi sebagaimana tiga program unggulan yang ada di PPFF yang terintegrasi dengan pendidikan MI, MTs, MA Al-Musyaffa’, yaitu Tahfidz 30 juz dalam 6 bulan, Kitab Kuning, serta Bilingual Arab dan Inggris. Program tersebut dirancang sesuai dengan tuntutan zaman dalam upaya menciptakan pendidikan komprehensif yang dipadukan dengan gaya modern yang inovatif.

Tiga program unggulan tersebut dikawal ketat oleh Kyai Fadlolan Musyaffa’ dalam penerapannya pada semua santri dengan tiga manajemen, yaitu manajemen waktu, manajemen prioritas, dan manajemen taqorrub ilallah. Ketiga manajemen ini merupakan ajaran ulama salaf yang telah ada sejak ribuan tahun silam yang bersumber dari Al-Quran.

Dengan alokasi dan efektivitas waktu dalam belajar melalui integrasi kurikulum umum dan agama, murid dididik untuk memiliki bekal masa depan yang gemilang. Diharapkan pual lulusan Madrasah Nahdlotus Syubban dikenal sebagai generasi berakhlak mulia yang dapat mengamalkan ilmu di masyarakat serta bermanfaat bagi umat.

SebelumnyaRatusan Calon Peserta Didik Antusias Ikuti Tes PPDB Gelombang 3 Madrasah Al Musyaffa' Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan SemarangSesudahnyaBank Indonesia (BI) Pusat Gandeng UGM Survei Untuk Bangun Komitmen Ekosistem Bisnis Greenhouse di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang