Bank Indonesia (BI) Pusat Gandeng UGM Survei Untuk Bangun Komitmen Ekosistem Bisnis Greenhouse di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Senin, 17 Agustus 2026

Bank Indonesia (BI) Pusat Gandeng UGM Survei Untuk Bangun Komitmen Ekosistem Bisnis Greenhouse di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan

Bank Indonesia (BI) Pusat Gandeng UGM Survei Untuk Bangun Komitmen Ekosistem Bisnis Greenhouse di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Bagikan

 

Setelah sukses mengadakan pelatihan pertanian Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah (KPwBI Jateng) bersama FPP UNDIP pada April lalu, Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang kembali menjadi lokasi strategis kegiatan kolaborasi. Kali ini hadir dari Bank Indonesia (BI) Pusat, Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS), Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah (KPwBI Jateng), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk kerjasama dalam program pengembangan unit usaha pertanian berbasis low-cost greenhouse komunal, di tanah milik Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Rabu, 14/5/ 2025).

Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan diposisikan sebagai pilot projek dan mentor dalam pendampingan terhadap pesantren-pesantren mentee lainnya, agar memperkuat komitmen pembangunan ekosistem ketahanan pangan dan turut mempertahankan kemandirian pangan masyarakat, terutama pondok pesantren disaat terjadi inflasi.

Agenda dimulai pukul 08.30 WIB di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, dilanjutkan survei lokasi pertanian seperti greenhouse melon, lahan sayur, unit peternakan, serta beberapa unit usaha pesantren lainnya. Kegiatan ini menjadi langkah awal analisis kebutuhan guna mendukung optimalisasi usaha berbasis ketahanan pangan pesantren.

Setelah istirahat, sholat dan makan, kegiatan berlanjut dengan diskusi intensif antara tim DEKS, KPwBI Jateng, dan UGM mengenai hasil survei serta analisis kebutuhan unit usaha greenhouse. Diskusi ini membahas potensi pesantren sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah berbasis komunitas yang berkelanjutan, serta pentingnya dukungan teknologi rendah biaya (low-cost technology) yang bisa direplikasi secara luas oleh pesantren-pesantren lain.

Diskusi ditutup dengan penjajakan komitmen bersama dalam membentuk ekosistem bisnis spasial pesantren dan pengembangan model greenhouse komunal, yang akan menjadi percontohan nasional.

Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, menyambut hangat kunjungan ini dan menyampaikan bahwa pesantren perlu mengambil peran aktif dalam menguatkan kemandirian ekonomi umat. “Santri tidak hanya bisa ngaji dan berdakwah, tetapi juga mandiri dalam memenuhi kebutuhannya dan mampu menciptakan lapangan kerja, tanpa menanti lowongan kerja.” tegas beliau.

Melalui sinergi antara BI, UGM, dan pesantren, diharapkan terbentuk ekosistem ekonomi pesantren yang kuat, tangguh, serta berdaya saing yang tinggi. Kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk mengangkat peran pesantren dalam kemandirian pangan dan ekonomi nasional. Semoga Allah meridloi setiap ikhtiar ini. Allahumma Aamiin.

SebelumnyaNgaji Strategi Mutu: Guru Yayasan Nahdlotus Syubban Serap Ilmu Pendidikan dari PPFF SemarangSesudahnyaPengecoran Lantai 2 Gedung Asrama Putri Baru dan Adam Mart: Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Kembali Kebut Persiapan untuk Santri Baru
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang