Ribuan Santri Hadiri Harlah ke-7 PPFF dan Haul ke-6 Syaekhona Maimoen Zubair, Majlis Maulid Al Muqorrobin Gemakan Sholawat di PPFF - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Kamis, 9 Juli 2026

Ribuan Santri Hadiri Harlah ke-7 PPFF dan Haul ke-6 Syaekhona Maimoen Zubair, Majlis Maulid Al Muqorrobin Gemakan Sholawat di PPFF

Ribuan Santri Hadiri Harlah ke-7 PPFF dan Haul ke-6 Syaekhona Maimoen Zubair, Majlis Maulid Al Muqorrobin Gemakan Sholawat di PPFF
Bagikan

SEMARANG — Ribuan santri, masyayikh, dan jamaah dari berbagai daerah memadati halaman Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang dalam rangka memperingati Harlah ke-7 PPFF yang dirangkai dengan Haul ke-6 Almaghfurlah Syaekhona KH. Maimoen Zubair, pada Selasa malam, 5 Agustus 2025.

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan lantunan maulidurrasul dan sholawat bersama Majlis Maulid Al Muqorrobin.

Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang merupakan Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf yang didirikan dan diasuh oleh DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA bersama Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.I. sejak akhir 2018 saat itu diresmikan pembukaan oleh KH. Taj Yasin Maimoen, kala itu menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah periode pertama.

Dalam sambutannya, Yai Fadlolan, menceritakan bahwa berdirinya PPFF sangat erat kaitannya dengan arahan dan doa restu Syaekhona KH. Maimoen Zubair. Bahkan, penentuan waktu pembangunan dan lokasi pondok pun merupakan hasil petunjuk langsung dari beliau.

“Syaekhona-lah yang menentukan waktu usia saya boleh membangun pondok, dan lokasi tempat ini beliau yang memilihkan. Beliau juga hadir saat peletakan batu pertama calon gedung pondok putri. Maka harlah pondok ini tidak bisa dilepaskan dari haul beliau,” tutur Yai Fadlolan dalam sambutan.

PPFF saat ini memiliki ribuan santri dengan tiga program unggulan yang menjadi daya tarik utama, yakni:

• Pendalaman Kitab Kuning, dan
• Program tahfidz 30 juz dalam 6 bulan.
• Penguasaan bahasa Arab dan Inggris.

Dengan sistem pendidikan yang mengintegrasikan ilmu, amal, dan pengabdian, santri dilatih tidak hanya hafal Al-quran 30 juz, menguasai hafalan kitab Alfiyah dan kitab-kitab salaf, tetapi juga memiliki kemandirian, akhlak karimah, dan kecakapan berbahasa sebagai bekal studi lanjut hingga ke Al-Azhar Cairo Mesir.

Yai Fadlolan juga menekankan pentingnya tiga pilar manajemen santri, yaitu:
1. Manajemen Waktu,
2. Manajemen Prioritas, dan
3. Manajemen Taqarrub IlaAllah.

“Di PPFF ini, belajarnya kuat, wiridannya kuat, pengabdiannya kuat. InsyaAllah dari sini akan lahir calon-calon ulama yang tangguh,” ujar beliau.

Rangkaian acara dibuka dengan tilawah Al-Qur’an oleh Ust. Amsharul Husaini, dilanjutkan tahlil dan doa oleh KH. Hadlor Ihsan.

Khusyuknya suasana semakin terasa saat Syaikh Ammar Azmy Arrafaty Al Jailany menyampaikan tausiyah singkat bahwa memperingati haul merupakan bentuk menapak tilas dan mengenang perjuangan ulama terdahulu sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an.

Acara puncak ditandai dengan pembacaan Maulidurrasul oleh Habib Firdaus Al Munawwar bersama Majlis Hadroh Al Muqorrobin, diselingi mauidhoh hasanah oleh KH. Idror Maimoen Zubair. Kegiatan ditutup dengan mahallul qiyam dan doa penutup oleh KH. Muhammad Ruwaifi Al Arnab dan Habib Firdaus Al Munawwar.

Dihadiri Masyayikh dan Ribuan Jamaah
Harlah dan haul tahun ini dihadiri oleh para masyayikh dan tokoh penting, di antaranya: Habib Firdaus Al Munawwar, KH. Idror Maimoen Zubair, Syaikh Ammar Azmy Arrafaty Al Jailany, KH. Ahmad Hadlor Ihsan, KH. Hanief Ismail, KH Haris Sodaqoh, KH Dr Arjak Imroni, serta puluhan kiai, pejabat, Forkompimcam, dan ribuan santri serta masyarakat dari berbagai penjuru yang memadati area PPFF.

Dengan semangat perjuangan dan berkah doa para ulama, PPFF terus berkembang dan membangun, mewujudkan cita-cita menjadi “mamba’ul ‘ilmi”—sumber ilmu—sebagaimana yang didoakan oleh Syaekhona KH. Maimoen Zubair.

Semoga harlah ke-7 PPFF dan haul ke-6 Syaekhona Maimoen ini menjadi wasilah keberkahan bagi kita semua, serta memperkuat semangat perjuangan para santri dalam menuntut ilmu dan menjaga akhlak.
Allahumma aamiin.

SebelumnyaHaul Ke-50 Al Maghfurlah Mama KHR. Ma'mun Nawawi, Yai Fadlolan Sampaikan Tausiyah tentang Teladani UlamaSesudahnyaPerkuat Cinta dan Teladani Rasulullah, PPFF Gelar Puncak Maulidurrosul 1447H
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang