Destinasi Kedua Ziarah Makam Auliya' 2025 Jateng - Jatim - Madura, Ribuan Santri PPFF Langitkan Doa di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Kamis, 9 Juli 2026

Destinasi Kedua Ziarah Makam Auliya’ 2025 Jateng – Jatim – Madura, Ribuan Santri PPFF Langitkan Doa di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan

Destinasi Kedua Ziarah Makam Auliya' 2025 Jateng - Jatim - Madura, Ribuan Santri PPFF Langitkan Doa di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan
Bagikan

Setelah beranjak dari Jombang, rombongan ziaroh auliya, yang dipimpin oleh Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf) Semarang, DR. K.H. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA dan Ibu Nyai Fenty Hidayah S.Pd. melanjutkan perjalanan ke kota yang dijuluki “Kota Dzikir dan Sholawat” yaitu Bangkalan Madura, untuk berziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan.

Makam Syaikhona Kholil Bangkalan terletak di Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Makam beliau tidak pernah sepi, melainkan selalu ramai dikunjungi umat muslim dari berbagai daerah.

Sesampainya disana seluruh santri shalat jamak takhir Maghrib Isya lalu dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama.

Syaikhona Kholil Bangkalan merupakan gurunya para ulama, karena banyak ulama besar lahir setelah berguru kepada beliau sejak di mukim di Makkah al Mukarramah. Diantara muridnya adalah Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Dahlan Salim Zarkasyi, KH. As’ad Syamsul Arifin dan kiai-kiai besar lainnya yang turut mengembangkan pendidikan pesantren di Indonesia.

Syekh Kholil Bangkalan juga memerintahkan dan membimbing Syekh Hasyim Asy’ari untuk mendirikan organisai Nadlatul Ulama (NU) yang saat ini merupakan organisasi Islam terbesar di dunia. Beliau menyampaikan isyarat kepada Kiai Hasyim dengan mengirimkan tongkat wasiat melalui utusan KHR As’ad Syamsul Arifin, Situbondo Jatim. Dari hasil wasiat beliau berdirilah NU organisasi Islam terbesar di dunia, sekitar 65% dari penduduk muslim Indonesia.

Syaikhona Kholil Bangkalan ahli berbagai fan ilmu agama, dari nahwu sharaf, fiqh, tafsir, hadis, hingga ilmu adab, beliau juga memiliki karomah yang amat banyak baik saat mukim di Makkah maupun saat kembalinya ke Indonesia.

Salah satu karomah beliau Syaikhona Kholil Bangkalan yaitu ketika beliau belajar melalui mimpi. Syaikhona Kholil tertidur dan bermimpi didatangi KH. Abu Darrin pengasuh Ponpes Winongan yang terkenal alim terutama dalam ilmu Nahwu dan Shorof. Ketika bangun, Syaikhona Kholil langsung menjadi alim, ia hafal Kitab Alfiyah, Imrithi, dan Ibnu Aqil. Beliau memang orang alim yang selalu haus akan Ilmu terutama Ilmu Nahwu.

Semoga dengan ziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan, santri PPFF dapat lebih semangat menuntut ilmu dan mendapat berkah, Allahumma Amin.

SebelumnyaZiarah Auliya’: Ribuan Santri PPFF Tabarrukan di Makam Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Gus DurSesudahnyaDestinasi Ketiga Ziarah Makam Auliya Jateng - Jatim - Madura, Ribuan Santri PPFF Penuhi Makam Sunan Ampel, Pencetus Strategi Moh Limo
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang