Ziarah Auliya’: Ribuan Santri PPFF Tabarrukan di Makam Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Gus Dur - Pesantren Fadhlul Fadhlan Mijen
  • Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Kamis, 9 Juli 2026

Ziarah Auliya’: Ribuan Santri PPFF Tabarrukan di Makam Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Gus Dur

Ziarah Auliya’: Ribuan Santri PPFF Tabarrukan di Makam Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Gus Dur
Bagikan

JOMBANG – Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA bersama Ibu Nyai Fenty Hidayah, S.Pd., membawa ribuan santri ziarah Auliya’ ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura. Ziarah tahunan yang biasanya digelar menjelang Hari Santri Nasional ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad, 20–21 September 2025.

Perjalanan ziarah diawali dari Jombang, makam pendiri NU, Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, putranya KH. Wahid Hasyim, serta cucunya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Rombongan PPFF disambut hangat oleh Kasepuhan Pengasuh Pondok Tebuireng, bersama keluarga KH. Sholahuddin Wahid. Suasana penuh keakraban terasa ketika Kyai Fadlolan dasambut memasuki pintu khusus ndalem masyayikh dan diajak berbincang santai, melepas rindu, hingga ngopi bersama gus Amin Zein di kediaman KH Shalahudin Wahid, sambil menanti masuknya santri dari 25 bus kearea makam.

Setelah rombongan ribuan santri memadati area makam. Kyai Fadlolan mendapat kehormatan khusus untuk diperkenankan masuk area sakral dalam pagar makam untuk memimpin tahlil dan doa dari dalam makam, sementara ribuan santri lainnya mengikuti dengan khusyuk dari luar pagar besi. Hal ini menjadi istimewa, sebab aturan umum tidak memperkenankan penggunaan pengeras suara, namun rombongan PPFF memperoleh izin khusus.

Gus Dur sendiri merupakan sosok yang sangat dikagumi santri PPFF, baik sebagai ulama, kiai pesantren, maupun tokoh bangsa yang pernah memimpin Indonesia sebagai Presiden ke-4 RI. Ketika tiba di area makam beliau, para santri duduk rapi dengan penuh takzim, menanti arahan Kyai Fadlolan untuk memulai doa bersama. Suasana khidmat pun semakin terasa saat lantunan tahlil dan doa menggema, menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam.

Ziarah Auliya’ ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga upaya mendidik santri agar mendoakan para pahlawan dari kalangan kiai dan ulama, serta meneladani perjuangan mereka dalam menjaga, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan NKRI melalui ajaran Islam. Dengan penuh harap, para santri memanjatkan doa agar dikabulkan Allah SWT melalui wasilah para kekasih-Nya.

Usai rangkaian doa, seluruh santri menikmati makan siang dengan menu khas PPFF yang telah disiapkan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Madura untuk berziarah dan bertabarruk kepada Syaikhona Kholil Bangkalan, guru agung dari Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari.

Semoga kegiatan ziarah ini semakin menumbuhkan rasa cinta kepada para Auliya’, menguatkan ikatan ruhani santri, serta menghantarkan doa-doa seluruh rombongan agar mendapat keberkahan dan diijabah Allah SWT. Allahumma Aamiin.

SebelumnyaMQK Internasional Kemenag Hadirkan Kafilah 10 Negera Dan Ratusan Santri PesantrenSesudahnyaDestinasi Kedua Ziarah Makam Auliya' 2025 Jateng - Jatim - Madura, Ribuan Santri PPFF Langitkan Doa di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ponpes Fadhlul Fadhlan
Jl. Ngrobyong, RT. 5, RW. 1, Wonorejo, Kel. Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang